2020-09-12

Bimtek Budidaya Kopi dan Prospek Bisnis Kopi di Dataran Tinggi Napu Sulawesi Tengah

BBP2TP
...

Image

Wilayah Dataran Tinggi Lembah Napu, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah memiliki banyak potensi untuk pengembangan tanaman perkebunan, salah satunya tanaman kopi. Selain karena keindahan alamnya, Dataran Tinggi Lembah Napu juga dikenal dengan wilayah yang areal lahannya yang sangat luas, tanah yang subur serta kondisi iklimnya cocok untuk tanaman kopi dan hortikultura.

Berkaitan dengan pengembangan tanaman kopi dan hortikultura di wilayah Dataran Tinggi Lembah Napu, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) bersama BPTP Sulawesi Tengah melaksanakan Bimtek Hotikultura, Perkebunan dan Peternakan, Budidaya Tanaman Kopi dan Prospek Bisnis Kopi, pada hari Sabtu (12/09/2020) di Baruga Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 120 peserta yang terdiri dari anggota kelompok tani, KWT, penyuluh Lore Timur dan Lore Utara, Camat Lore Timur, Anggota DPRD Kab. Poso, Peneliti, Penyuluh, Litkayasa dan pejabat struktural BBP2TP dan BPTP Sulawesi Tengah.

Bimbingan Teknis ini dibuka secara langsung oleh Kepala BBP2TP yang diwakili oleh Kepala BPTP Sulawesi Tengah (Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier, M.Sc). Dalam sambutannya Kepala BPTP Sulawesi Tengah mendorong petani kopi di wilayah dataran tinggi Napu untuk mengaplikasikan teknologi budidaya kopi dengan baik agar produktivitas meningkat dan menjadi komoditi unggulan di wilayah tersebut. Pada acara pembukaan tersebut turut hadir pula Kabag TU BBP2TP (Dra. Siti Nurjayanti, M.Sc), Kabid KPHP BBP2TP (Dr. Nurhayati,SP, M.Si), Anggota DPRD Kab. Poso, serta Penggiat Kopi (Mansyur M Yahya).

Dalam sambutannya Fery mendorong petani kopi di wilayah dataran tinggi Napu untuk mengaplikasikan teknologi budidaya kopi dengan baik agar produktivitas meningkat dan menjadi komoditi unggulan di wilayah tersebut.

Maka dari itu sebagai narasumber materi Budidaya Kopi disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Rubiyo (Peneliti Ahli Utama BBP2TP) yang juga sekaligus pakar tanaman kopi dan kakao. menjelaskan tentang jenis tanaman kopi, faktor-faktor yang mempengaruhi, teknik budidaya, pengendalian hama penyakit, penanganan pasca panen dan pemasaran produk akhir.

Materi lainnya disampaikan oleh pemerhati kopi (Maghfirah Bulan) memberikan informasi terkait Pengelolaan Kopi sebagai Minuman Bercita rasa dan Berkelas serta Uji Citarasa Kopi dan yang terpenting adalah prospek dalam bisnis kopi.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktek di lapangan untuk mengecek langsung kondisi dan penerapan teknologi di lapangan. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, untuk itu dalam pelaksanaannya yang dihadiri oleh 100 orang peserta terbagi dalam 4 kelompok dengan masing-masing dipandu oleh peneliti dan penyuluh dari BBP2TP dan BPTP Sulawesi Tengah.

Di akhir kegiatan petani yang menjadi peserta menyatakan sangat senang memperoleh ilmu tentang kopi, meskipun sehari-harinya sudah menggeluti kopi, namun melalui Bimtek banyak pengetahuan dan informasi yang baru dan membuka wawasan. Sedangkan penyuluh setempat menyatakan Bimtek ini memberikan kepuasan dan menjawab beberapa persoalan yang biasa mereka hadapi dalam mendampingi petani, dan berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan teknologi lainnya.

Kontributor berita: BPTP Sulteng

Image

Sub Sektor : Kopi Arabika
Komoditas : Perkebunan
Teknologi yang Digunakan :
http://bbp2tp.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/berita-aktual/1414-bimtek-budidaya-kopi-dan-prospek-bisnis-kopi-di-dataran-tinggi-napu-sulawesi-tengah